Selalu belajar manjadi wanita sabar,ikhlas, dan selalu bersyukur..Insyallah

Thursday, October 18, 2012

Finally found someone ...

I finally found the one, that makes me feel complete..

Alhamdulillah..InsyaAllah,, Allah mendengar pinta dan harapku selama ini dengan kesabaran yg mgkin blum seberapa.. tapi aku sangat bersyukur pada Mu ya Allah,,Engkau telah mempertemukanku dengan Lelaki yang memiliki Ilmu dan ke Imanan.. Sosok Lelaki seperti apa yg tergambar dalam setiap doa dan anganku.
Mungkin Aku pun belum Cukup Mengenalnya,, Tapi aku Yakin engkau mengirimkan lelaki yang berakhlak baik untuk menjadi Imamku kelak.

Sekarang aku hanya mampu berdoa dan berusaha.. agar engkau memberi jalan terbaik  kedepannya.. jalan yang Engkau ridhoi.. untuk dapat menjadikan semuanya Halal bagi kami berdua ya Allah,, Amin..



Sunday, June 3, 2012

for a reason, a season or a lifetime.

People come into your life for a reason, a season or a lifetime.

When you know which one it is, you will know what to do for that person. 

When someone is in your life for a reason, it is usually to meet a need you have expressed. They have come to assist you through a difficulty. to provide you with guidance and support, to aid you physically emotional or spiritually. They may seem like godsend and they are there for a reason you need them to be.

Then without any wrong doing on your part or at an inconvenient time, this person will say something to bring the relationship to and end. Sometimes they die, sometimes they just walk away.Sometimes they act up and force you to take a stand. What we must realize is that our need has been met our desire fulfilled. Their work is done.

The prayer you sent up has been answered and now it is time to move on. 

Some people come into your life for a season, because your turn has come to share grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh.They may teach something you have never done. They usually give you an unbelieveable amount of joy. Believe, it is real. But only for a season.

Lifetime relationships teach you lifetime lessons. Things you must build upon in order to have a solid emotional foundation. Your job is to accept the lesson. Love the person and put what you have learned, to use in all other relationship and areas of your life. It is said that love is blind, and friendship is clairvoyant.
Sometimes people come into your life and you know right away that they were meant to be there. They serve some sort of purpose, teach you a lesson or help figure out who you are or who you want to become.

You never know who these people may be; your roommate, your neighbour, professor, long lost friend, lover or even a complete stranger, who when you lock eyes with them, you know that very moment, that they will affect your life in some profound way. And sometimes things happen to you and at the time they seem horrible, painful and unfair, but in reflection, you realize that without overcoming those obtacles, you would never have realized your potential, strength, will power of heart.

Everything happens for a reason. Nothing happens by a chance or by means of good or bad luck. Illness, injury, love, lost moments, or true greatness and sheer stupidity, all occur to test the limits of the soul. Without these small tests, if they be events, illnesses, or relationships, life would be like a smooth paved, straight, flat road to nowhere. Safe and comfortable but dull and utterly pointless.

The people you meet who affect your life and successes and downfalls you experience, they are the ones who create who you are. Even the bad experience can be learned from... Those lessons are the hardest. And probably the most important ones is... 

If someone hurts you, betrays you, or breaks your heart, forgive them, for they have helped you learn about trust, and importance of being cautions to whom you open your heart. 

If someone loves you, love them back unconditionally, not only because they love you, but because they are teaching you to love and opening your heart and eyes, to things you would have never seen or felt without them.

Make everyday count. Appreciate every moment and take from it everything that you possibly can, for you may never be able to experience it again. Talk to people you have never talked before, and actually listen, set your sights sigh.
You can make your life anything you wish. Create your own life and then go out and live it.

Thank you for being a part of my life. Whether you were a reason, a season or a lifetime.

I wish you all the best in your endeavors as well as struggle in life. Have a fighting spirit and never hesitate to get back in struggle.

The True Message of Islam

 

understanding the truth deeply is key to life !!!

sometime people do not understand this. they see 1 terrorist who a muslim and expect all muslims to be the same. similarly, terrorism is carried out by a few muslims who took a contradictin meaning from the Qur'an and settle with the violent side.
so, don't say all muslims are bad just because saw a few muslims who were..


wonderful speech brother..hihixx..he touched my heart.."mengharukan"

dapat  menjadikan kita semua untuk lebih berpikir positif. Insya Allah... :)
   
 mudah-mudahan bermanfaat bagi  kita semua agar lebih menghargai orang lain, siapapun itu. :)

Saturday, June 2, 2012

Kasih Sayang Ibu

Memahami Cinta Kasih Seorang Ibu Melalui Sebuah Cerita Sederhana 

(The Boy & The Apple Tree)




Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.
Ayo ke sini bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu.

Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.
Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “
Duh, maaf aku pun tak punya uang……… tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu.”

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang.
Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel.

Aku tak punya waktu,” jawab anak lelaki itu.
Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Pohon apel itupun menjawab, “Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu."

Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
Ayo bermain-main lagi denganku,” kata pohon apel. “Aku sedih,” kata anak lelaki itu. “Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?”

Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah.” Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “
Maaf anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.” Kemudian anak laki-laki itu menjawab, “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu.”

Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon apel. “Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu. “Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata. “Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki. “Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali.

Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang. Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
Ini adalah cerita tentang kita semua. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita. Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Sebarkan cerita ini untuk mencerahkan lebih banyak sahabat dan rekan. Dan, yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.

Saturday, May 26, 2012

MAAF ALLAH!!!

AKU  ingin ini, AKU ingin itu..
seketika aku sadar,,
seakan" aku tak pernah mensyukuri hidup ini..
seakan" aku tak pernah mensyukuri apa yg diberikan kepadaku...
terlalu banyak ingin dan angan.

MAAF ALLAH,
kalau terlalu banyak Inginku kepadaMu,,

Tapi ini  menjadi kan motivasi kepadaku,,
menjadikanku bisa selalu dekat denganMu,
menjadikanku Cinta kepadaMu,
MAAF ALLAH,,
Kalau pola berfikir ku akan keTauhitan kepadaMu salah..


MAAF ALLAH,,
Bukan karena permintaan dan keinginan ku ini yang menjadikan ku ingin selalu dekat denganMu,,
Bukan Pula aku mengharap Pamrih dariMu akan semua keinginanku..
Aku hanya memotivasi diriku untuk menjadi orang yang lebih baik..
Karena Aku hanya Makhlukmu yg sebagaimana harus mengabdi dan cinta kepadaMu..
MAAF ALLAH..

Thursday, April 19, 2012

just hobby

hobby yg.awalny cuma iseng" ..yang padahal sma sekali ga pernah aku tekuni..
ini my first sketch "dira">> my sister",,
dan ternyata dpt dukungan.. :)


wah,,bisa dimakan ga yah?? the first cupcake 2D..




kangen UKM badminton USU..




Subhanallah…
memandang photonya saja saya sudah senang sekali…
bahagia sekali…
adem rasanya di hati….
bahkan untuk menyenangkan hatiku foto-foto itu kujadikan Wallpaper di HPku..haha
mudah-mudahan aku diberikan umur yang panjang dan rizqi yang cukup supaya bisa menunaikan rukun Islam ke-5….amiieennn
Mekkah dan Madinah adalah dua tempat yang sangat bersejarah, dan juga barokah.
Insya Allah, karenaNYA aku ingin sekali ke sana. 
Apa yang akan kulakukan, hanya sekedar kunjungan atau jalan-jalan biasa? Tentu saja tidak! 
Aku ingin sholat di masjid Nabawi di Madinah Al Munawarah,
ziarah ke makam rosululloh,
bersimpuh ( wuquf ) di padang Arafah,
berlari-lari kecil ( sa’i ) antara bukit Safa dan Marwah,
sujud dan mengelilingi ( thawaf ) Ka’bah 
melempar jumrah sebagai simbol perlawanan terhadap iblis laknatullah. 
Ya Allah, betapa merindunya hati ini ingin kesana….. 
Ya Allah Yang Mahakaya, berilah hamba kemampuan. 
Ya Allah Yang Maha Kuasa, berilah hamba kesempatan.
Amin, ya Rabb